Info Blog

Jual Suplemen Kulit dan Kesehatan | SMS/WA : 083827560555

Mengenal Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mengatasinya

Mengenal Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mengatasinya

Bintik-bintik gelap pada kulit, atau hiperpigmentasi, terjadi ketika beberapa area kulit menghasilkan lebih banyak melanin daripada biasanya.

Faktor yang mempengaruhi :
  • Proses penuaan
  • Paparan sinar UV
  • Obat-obatan/kosmetik
  • Stress
  • Faktor hormonal

Melasma
Pigmentasi berlebihan yang terjadi pada suatu bagian dari kulit (terutama kulit wajah) yang muncul berupa bercak hitam. Daerah kulit yang paling sering terkena melasma adalah pipi, bagian atas bibir, dagu dan dahi, tetapi dapat juga mengenai bagian-bagian tubuh lain yang sering terpajan sinar matahari, seperti leher dan lengan

Apakah Melasma dan Flek Hitam Sama?
Jelas berbeda, Flek/ noda hitam bekas jerawat terjadi karena perawatan keliru dalam menghilangkan jerawat. Sering memegang atau memencet jerawat dengan paksa bisa memicu adanya luka yang menghitam apabila terkena sinar matahari. Bagi orang awam melasma memang lebih mengenalnya sebagai flek hitam atau spruten. ya memang sih penangannannya  secara medis biasanya sama, namun perlu diketahui juga bahwasanya melasma dan flek itu memiliki perbedaan.

Walaupun berbeda-beda, namun semua problem kulit di atas tetap erat kaitannya dengan paparan sinar matahari, hanya penyebabnya saja yang berbeda. Di dalam istilah medis, semua istilah di atas berada di bawah payung hiperpigmentasi kulit.
Baca Juga: 5 Produk Penghilang Jerawat Paling Manjur Tahun 2019

Penyebab :

Eksternal :

Radiasi sinar ultraviolet (penyebab utama)
Bahan-bahan kosmetik dan obat-obatan tertentu (terutama yang bersifat fototoksik)

Internal :
Perubahan hormon karena :
  • Kehamilan
  • Kontrasepsi yang bersifat hormonal
  • Genetik

Pola Klinis Melasma :
  1. Centrofacial (pipi, dahi, di atas bibir, hidung, dagu)
  2. Malar (pipi dan hidung)
  3. Mandibular : pipi samping dan atas rahang

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jika dikarenakan perubahan hormon, seperti yang terjadi selama kehamilan atau saat mengkonsumsi pil KB, telah menyebabkan melasma, itu akan memudar setelah melahirkan atau setelah seseorang berhenti minum pil.

Seorang dokter kulit biasanya menawarkan krim atau prosedur untuk meringankan bintik-bintik gelap, atau dalam beberapa kasus, menghilangkannya. Prosedur lebih mahal daripada krim dan lebih cenderung menyebabkan efek samping, meskipun cenderung bekerja lebih cepat.

Pilihan perawatan terbaik mungkin tergantung pada penyebabnya, ukuran bintik hitam, dan area tubuh.

Beberapa perawatan untuk bintik-bintik gelap pada kulit:
  • Perawatan laser
  • Mikrodermabrasi
  • Pengelupasan kimiawi
  • Cryotherapy
  • Resep krim pemutih kulit 
Krim pencerah bekerja dengan memutihkan kulit. Ini biasanya bekerja secara bertahap dan membutuhkan beberapa bulan untuk mengurangi munculnya bintik-bintik gelap.
Hydroquinone, yang merupakan bahan aktif dalam krim, mencegah kulit memproduksi melanin.
Resep krim pemutih kulit cenderung memiliki kekuatan 3-4 persen.
Untuk mengatasi masalah pigmentasi yang tidak teratur kami juga mempunyai rekomendasi Suplemen, yakni Pynocare atau Pynocare White.
"Merupakan formulasi baru dalam mengatasi masalah hiperpigmentasi dengan memberikan efek whitening, moisturizing, dan UV protection dengan teknologi Actisome."

Itu saja yang bisa kami bagikan mengenai Mengenal Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mengatasinya. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Mengenal Penyebab Hiperpigmentasi dan Cara Mengatasinya"

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkunjung :-)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah artikel

wa